You need to enable javaScript to run this app.

DISIPLIN SEJAK DINI: POTRET PEMBIASAAN PAGI SISWA TEKNIK OTOMOTIF SMK NU LASEM SEBELUM MASUK BENGKEL

  • Senin, 09 Februari 2026
  • Tim Krenova
DISIPLIN SEJAK DINI: POTRET PEMBIASAAN PAGI SISWA TEKNIK OTOMOTIF SMK NU LASEM SEBELUM MASUK BENGKEL

Lasem – Pagi hari di lingkungan SMK NU Lasem tidak hanya diisi dengan keriuhan persiapan masuk kelas. Di depan Bengkel Teknik Otomotif, nampak pemandangan yang berbeda. Puluhan siswa dengan seragam praktik (wearpack) lengkap berdiri rapi dalam barisan, mengikuti rutinitas pembiasaan pagi sebelum memulai pembelajaran praktik.

Pembiasaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari kurikulum karakter untuk membentuk mentalitas kerja sesuai standar industri (Budaya Kerja 5S/5R).

Tahapan Pembiasaan Pagi Siswa Otomotif:

Apel Pagi & Briefing: Siswa berbaris di depan bengkel untuk menerima arahan dari instruktur atau guru produktif. Hal ini mencakup target pembelajaran hari itu hingga evaluasi kedisiplinan.

Pengecekan Atribut (Wearpack): Keselamatan kerja adalah prioritas. Guru memastikan setiap siswa mengenakan wearpack lengkap, sepatu safety, serta kerapian rambut sesuai standar industri.

Doa Bersama : Sebagai ciri khas sekolah di bawah naungan Ma'arif NU, kegiatan dimulai dengan doa bersama guna memohon keberkahan dan keselamatan selama pembelajaran praktik.

Pemanasan Fisik: Untuk memastikan koordinasi motorik siswa siap melakukan pekerjaan berat, dilakukan peregangan otot singkat dan senam.

Kepala Program Keahlian Teknik Otomotif SMK NU Lasem, Abdul Aziz Makmuri, S.Pd, menjelaskan bahwa sinkronisasi dengan dunia industri saat ini tidak hanya menuntut hard skill, tetapi lebih kepada soft skill atau etika kerja.

"Dunia bengkel profesional itu sangat ketat soal waktu dan prosedur. Melalui pembiasaan pagi ini, kami ingin siswa tidak kaget saat terjun ke Prakerin (Praktik Kerja Industri) maupun saat sudah bekerja nanti," ujarnya.

Setelah apel selesai, siswa tidak langsung menyerbu alat. Mereka masuk ke bengkel dengan tertib, melakukan pengecekan alat (tools check), dan memastikan area kerja dalam kondisi bersih.

Dengan adanya pembiasaan rutin ini, SMK NU Lasem membuktikan komitmennya untuk mencetak lulusan otomotif yang tidak hanya jago praktik, tetapi juga memiliki kedisiplinan yang tinggi dan akhlak yang mulia.

 

Pembiasaan baik

Bagikan artikel ini:
Siti Khuzaymah, S.Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh Puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerahNya sehingga website…

Berlangganan